Senin, 12 Oktober 2009

Come n Fly with Me

Aku menanti hujan
untuk kutitipkan untaian doa
kepada sejuta malaikat yang turun
bersama titik titik air

Aku menanti pelangi
yang berjanji akan hadir menghiburku
tatkala matahari melembayung
di sisa hari

Dan aku terus menantimu
yang pasti hadir menjemputku
entah dalam tahun ini, entah sebentar lagi

Minggu, 04 Oktober 2009

Meleleh

Impian ku
memelukmu,
menyentuhmu
dengan tepi jiwaku

Inginku
segala asa ini
menjadi sayap untuk membawa kita
mengarungi langit tinggi

Bayangku
ada kepak sayap-sayap kecil
diantara hempasan nafas kita
sayap kecil yang lahir dari mimpi-mimpi kita
yang menunggu untuk menjelma
menjadi sebuah dunia

segala sujud ini
rasanya tak jua cukup untuk membasuh air mataku

lafadz senandungkan nama Mu
sekedar upayaku mengais kedamaian hati

sudikah Engkau
memelukku dalam hening
pantaskah aku
menerima pelukMu dalam bening

mata ini masih saja
seperti lilin yang terus meleleh pada sungainya

usap wajahku dengan sejuk
nikmati cahaya meluruh sampai ke relung hati
aku hanya ingin menemui Mu
pada setiap ujung nadiku

Sabtu, 03 Oktober 2009

My Happy Day

masih banyak yang kasih selamat
[tandanya masih banyak yang ingat]

makin banyak yang bernyanyi untuk gue
[tandanya makin banyak yang sayang]

makin terasa biasa saja hari gue lewati
[sudah waktunya gue untuk merenung dan introspeksi lebih sering lagi]

dan tiba-tiba saja pingin meniup lilin
sesuatu yang sudah lupa kapan gue lakukan untuk terakhir kali
lalu gue menutup mata.
diam.
khidmat.
buka kelopak.
tarik nafas dalamdalam.

hhhhhhh ......
...... fffiiiuuuuuhhhhhhhh !!!!!!!!!!



semoga segala harap dan doa dapat terbawa kepulan asap lilin
terbang tinggi menuju Allah SWT di surga
[amien]


Terimakasih Tuhan, masih memberi aku kesempatan untuk hidup,
terimakasih semuanya sudah lewat,
Terimakasih, masih dibukakan jalan untuk memperbaiki semuanya.
Terimakasih sudah membimbingku untuk selalu ikhlas apapun yang terjadi & apapun yang orang lain katakan.
Terimakasih untuk perubahan yang membuatku jadi jauh lebih baik…
Aku percaya, semuanya akan kembali baik-baik saja. Semua akan indah pada waktunya.

Yaank,,ini lho aku...

maksudnya apa ya?
gak jelassss
yang dirasa cuma terbangun dengan rasa pegal di satu titik leher sebelah kanan
wah, kalo kata emak gue sih salah tidur
wakakakakkkk….

tapi aneh deh.
tumben aja gitu dibiarkan melayang dengan bayang setengah sadar
seru sih, tapi gak tuntas
hihihi.. kentang ya namanya?
ge tau lahh, pokoknya cukup indah
dan bisa membuat senyum terpasang sepanjang siang

kayak gini nih senyumnya

^_^

malu-malu mengakui, tapi sumringah
hahahahaaaa..

one fine day
one really really fine day
whuakakakak
(”,)

Kamis, 01 Oktober 2009

MORNING CALL

Pagi-pagi telepon krang-kring krang kring ngerusak kuping.
...Bu..ada telepon, suara Har (soadara sepupu gue)


Saya keluar kamar, mendapati ibu saya tengah panik bicara di telepon.
Ada apa siy? Pagi-pagi udah heboh!

Rupanya teman kantornya masuk UGD.

Kasian deh Mba, si ibu ini tuh baru ditinggal suaminya.
Suaminya baru meninggal bulan kemaren.
Pas suaminya sakit, ternyata ketauan gitu kalo suaminya punya istri muda.

Ibu tau dari mana?

Istri mudanya dateng pas ngelayat.

(uhh saya jadi ngebayangin film Berbagi suami)

Sakit banget tuh ya...udah ditinggal meninggal, baru tau kalo suaminya poligami.
Anak-anaknya tau gak ?

Taunya pas istri mudanya dateng itulah...

Trus sekarang ibu itu sakit apa?

Gak tau. sekarang di UGD dianter pak ustad.

Ibu saya lantas bersiap-siap menunggu temannya untuk ke rumah sakit.
Tiba-tiba telepon bunyi lagi.
Tiba-tiba ibu saya menangis sambil bicara di telepon.

Knapa lagi siy? pikir saya...

Meninggal Mba...
Innalilahi wainalilahi rojiun.
udah gak ketolong...

sakit apa siy ibu itu?

Gak tau...gak pernah cerita sama ibu.

Ibu saya terus berlinangan air mata.

Kasian dia ya...gak mau ditinggal sama suaminya lagi,
jadinya nyusul kali yah...

Saya mengernyitkan dahi.

iyah..perempuan ada yang begitu Mba...

iyah..perempuan :'(

Senin, 21 September 2009

KE AKUAN KU

Masih terbayang dalam ingatan...
ketika mata ini

tersenyum
menatap segala asa

ketika telinga ini

terbuka
untuk setiap cerita


ketika bibir ini
mengecap
segala rasa yang tercipta

ketika hati ini

mengalirkan
benih kasih yang tulus...

ketika tangan ini

terulur
untuk sebuah cinta
yang terindah…

ketika kaki ini

gembira
saat terseok beriringan

ketika air mata
menghadirkan
bahagia...

Rinduku akan segala
apa
yang pernah ada

Atas segala doa
yang pernah terucap

Atas segalanya
yang kini sirna…

Mohon maaf lahir dan bathin...

Jumat, 18 September 2009

Terima Kasih

Karena kamu sudah memilihku dari wanita-wanita yang lain..
Karena telah membuatku menjadi wanita yang berharga..
Karena tetap mencintaiku dengan segala kekuranganku..

Karena tetap tersenyum dan tak terganggu dengan masa laluku..
Karena tidak menyerah sekalipun aku sudah menjatuhkan harapanmu.. menolakmu..
Karena mau terbuka dan jujur padaku..

karena mau mendengar pendapat dan pemikiranku..
Karena mengajarkanku cara untuk selalu berpikir positif..
Karena mau bersabar menjalani segala masalah denganku..

Karena mau menurunkan egomu..
karena memanjakanku dengan limpahan kasih sayang dan cinta..
karena mencintaiku..
karena membahagiakanku..

Karena siang itu kamu utarakan niatmu untuk menikahiku..
Karena telah berani berhadapan dengan ketakutanku..

Karena telah mendampingiku melewati keputusan tersulit dalam hidupku..
Karena telah bisa mengatasi sifat manjaku..

Karena kesabaranmu dalam menghadapi aku..
karena kasih sayangmu pada ibu dan keluargaku..
Karena menjadi kekasihku..

Karena menjadi teman hidupku..
Karena mau jd tempatku berkeluh kesah..
Karena telah memberiku kebahagiaan..

Karena telah menerima ku sebagai pasangan yang tidak becus..
Karena kelak kamu akan menjadi ayah dari anakku..
Karena tetap dan akan terus mencintaiku..

Karena mau memaafkan kesalahanku..
Terima kasih telah mau menjadi bagian dalam hidupku..
Terima kasih telah hadir dan masuk dalam kehidupanku..

Aku mencintaimu.. Ayank ku

I MISS YOU
jakarta 18 September 2009